separate
KIAT (Kumpulan Kisah dan Untaian Nasehat) berisi deretan kisah-kisah terbaik sepanjang zaman sejak Manusia pertama Nabi Adam hingga sekarang
banner ad
logo

Tuesday, June 14, 2011

Donat Madu Mini

Hamba yang Paling Terakhir Masuk Syurga

Dikutip dari sebuah hadits dalam shahih Muslim, diriwayatkan oleh Abu Hurairah radiyallahu 'anhu :

Manakala Allah telah usai memberi keputusan diantara hamba-hambaNya, dan hendak mengeluarkan beberapa penghuni neraka yang dikehendaki- Nya atas rahmat-Nya, maka dia perintahkan para malaikat mengeluarkan dari neraka orang yang dulu tidak menyekutukan Allah,yang mendapat rahmat-Nya, yaitu yang mereka dahulu mengucapkan LA ILAAHA ILLALLAH .

Para malaikat itu dapat mengenali mereka, meskipun mereka berada di dalam api,dengan bekas sujud pada anggota tubuh.
Memang api menghanguskan seluruh tubuh anak adam kecuali bekas sujudnya.

Demikinalah mereka dikeluarkan dari neraka dalam keadaan hangus, lalu disiram air kehidupan (Maa' al-Hayat). Merekapun tumbuh bagaikan biji-biji yang tumbuh diantara sampah-sanpah yang hanyut terbawa arus air.


Sunday, June 05, 2011

Donat Madu Mini

Sosok Manusia yang Amalannya Tersembunyi



Ada sebuah pesan menarik dari seorang ulama salaf : "Berusahalah agar kalian lebih dikenal oleh para penghuni langit, walau tak seorangpun penduduk bumi yang mengenal kalian."
Rasulullah Shallalahu ‘alaihi Wasallam menyebut tipe manusia seperti ini dengan sebutan Al Akhfiya': Manusia-Manusia Tersembunyi. Beliau juga mengatakan Allah Azza wa Jalla sangat mencintai manusia tipe ini.

Mereka tidak pernah peduli apa kata manusia tentang mereka, yang penting adalah apa kata Allah tentang mereka. Itulah sebabnya, mereka tidak pernah mengalami kegilaan akan kemahsyuran.
Dan ini adalah kisah salah satu dari mereka..
Ia hidup di masa tabi'in. Namun hingga hari ini tak satu buku sejarahpun yang dapat menyingkap identitas pria ini. Satu-satunya informasi tentangnya hanyalah bahwa ia seorang berkulit hitam dan bekerja sebagai tukang sepatu!

Thursday, June 02, 2011

Donat Madu Mini

Kisah Menakjubkan : Sang Penerobos Benteng

Ketika Maslamah ibn Abdul Malik bersama pasukannya mengepung sebuah benteng Romawi, hanya ada satu jalan masuk ke dalamnya. Setelah pengepungan berlangsung beberapa lama, Maslamah berseru kepada pasukannya, "Barangsiapa berani menerobos pintu, kalau dia mati saat menerobosnya, maka dia akan mendapatkan surga, Insya Allah. Kalau dia selamat, maka tanah yang ada di balik pintu itu pantas untuknya. Lalu, dia harus membuka pintu itu agar pasukan Islam dapat masuk ke dalam benteng sebagai pemenang."

Seorang prajurit, yang mukanya ditutup kain, berdiri seraya berkata, "Aku akan melakukannya, wahai Panglima."

Selama tiga hari Maslamah ibn Abdul Malik bertanya-tanya, "Siapakah orang yang mengenakan tutup muka itu? Siapakah yang telah membuka pintu benteng?"

Tuesday, May 31, 2011

Donat Madu Mini

Kisah Khaulah binti Tsa`labah : Wanita yang Aduannya Didengar Allah dari Langit ke Tujuh

 Beliau adalah Khaulah binti Tsa`labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa`labah Ghanam bin ‘Auf. Beliau tumbuh sebagai wanita yang fasih dan pandai. Beliau dinikahi oleh Aus bin Shamit bin Qais, saudara dari Ubadah bin Shamit r.a yang beliau menyertai perang Badar dan perang Uhud dan mengikuti seluruh perperangan yang disertai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Dengan Aus inilah beliau melahirkan anak laki-laki yang bernama Rabi`.

Khaulah binti Tsa`labah mendapati suaminya Aus bin Shamit dalam masalah yang membuat Aus marah, dia berkata, “Bagiku engkau ini seperti punggung ibuku.” Kemudian Aus keluar setelah mengatakan kalimat tersebut dan duduk bersama orang-orang beberapa lama lalu dia masuk dan menginginkan Khaulah. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah Islam. Khaulah berkata, “Tidak…jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkankan terhadapku sehingga Allah dan Rasul-Nya lah yang memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.”


Monday, May 30, 2011

Donat Madu Mini

Kisah Menakjubkan : Perjalanan Hidup Imam Syafi’i yang Terkenal dengan Kecerdasannya (part 1)

Imam Syafi’i bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris As Syafi’i, nama kuniyahnya adalah Abu Abdillah. Dia dilahirkan di kota Gazzah (Gaza, Palestina) pada Tahun 150 H. Setelah ayah Imam Syafi’i meninggal dan 2 tahun kelahirannya, sang ibu membawanya ke kota Mekkah, tanah air nenek moyang. Ia didampingi oleh Ibunya.(Dan memang sebagian besar orang sukses/besar biasanya didampingi oleh wanita, seperti halnya Rasulullah dalam berjuang dia didampingi oleh istrinya Khadijah).

Wednesday, May 25, 2011

Donat Madu Mini

Kisah Nabi Ibrahim : Menghidupkan benda mati

Sewaktu Nabi Ibrahim memohon kepada Allah agar diperlihatkan kepadanya bagaimana cara menghidupkan yang mati, maka Allah berfirman kepadanya: "Hai Ibrahim! Apakah kamu belum percaya kepada kekuasaan-Ku." Jawab Ibrahim: "Maha Suci Tuhanku! Permintaanku ini supaya lebih mendekatkan diriku kepada-Mu, mudah-mudahan doaku ini dikabulkan."
Nabi Ibrahim orang yang sabar serta patuh menurut perintah Allah, maka doanya dikabulkan. Kepadanya diperlihatkan bagaimana cara Allah menghidupkan sesuatu yang telah mati. Allah berfirman di dalam Al Qur'an:

Thursday, April 21, 2011

Donat Madu Mini

Dihyah bin Khalifah al Kalbi : Sahabat Nabi yang Sangat Tampan, Malaikat Jibril pun Menjelma seperti Rupanya

kisa
Awwaanah bin al-Hakam berkata :“Manusia yang paling tampan rupanya, ialah seseorang yang Malaikat Jibril ’alaihis salam datang dalam bentuk rupanya. Yakni Dihyah.”


Dihyah bin Khalifah al-Kalbi radhiyallahu ’anhu adalah salah satu di antara para sahabat Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam yang telah lama masuk Islam. Beliau masuk Islam sebelum perang Badar. Akan tetapi, dalam peperangan itu, beliau belum sempat mengikutinya. Baru, setelah peperangan itu, beliau tidak pernah absen dalam jihad di medan peperangan.

Dia juga salah seorang sahabat Rasulullah yang masyhur. Dia dikaruniai Allah berupa keutamaan yang tidak dimiliki sahabat lainnya. Di antara keutamaan yang beliau miliki, yaitu Malaikat Jibril ’alaihissalam seringkali datang menemui Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dalam wujud menyerupai dirinya. Imam an-Nasa’i meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Yahya bin Ya’mur rahimahullah dari Ibnu ’Umar,

Malaikat Jibril ’alaihis salam mendatangi Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dalam rupa Dihyah Al-Kalbi.


Saturday, April 16, 2011

Donat Madu Mini

Kisah Ashaabul Ukhdud : Para Pembuat Parit yang di dalamnya dinyalakan Api

Di zaman Bani Israil, jauh sepeninggal Nabi Musa 'alaihissalam, di saat Bani Israil semakin jauh dari masa nubuwah dan tuntunan Nabi mereka, bergelimang kemaksiatan dan kekafiran, Allah Subhanahu wa Ta'ala kuasakan atas diri mereka orang-orang yang zhalim dan bengis tidak berperikemanusiaan.
Al-Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya, pada Kitab Az-Zuhd war Raqa`iq, bab Qishshah Ashhabil Ukhdud (no. 3005),
dari Shuhaib bin Sinan radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):

Pada zaman dahulu, sebelum masa kalian ada seorang raja, dia mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir ini sudah semakin tua, dia berkata kepada raja tersebut: “Saya sudah tua, carikan untukku seorang pemuda remaja yang akan saya ajari sihir.” Maka raja itupun mencari seorang pemuda untuk diajari ilmu sihir.

Wednesday, April 13, 2011

Donat Madu Mini

Abdullah bin Hudzafah As Sahmiy : Sosok Sahabat Nabi yang Paling Pemberani Menghadap Raja


"Sudah sepatutnya setiap Muslim mencium kepala Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy dan saya adalah orang pertama yang melakukannya" (Umar bin al-Kaththab).
Pemeran cerita kita kali ini adalah salah seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy, Islam yang agung telah menakdirkan Abdullah bin Hudzafah as-Sahmiy bertemu dengan para pembesar dunia pada zaman itu; Kisra Persia dan Kaisar Romawi. Kisah ini kemudian diabadikan oleh sejarah sepanjang zaman.

Kisahnya bersama Kisra raja persia terjadi pada tahun ke-enam Hijriyyah ketika Nabi Shallallahu alaihi Wa Sallam berkeinginan mengirimkan sekelompok para sahabatnya untuk mengantarkan surat kepada raja-raja Ajam (non Arab).
Surat tersebut berisi ajakan beliau kepada mereka untuk memeluk Islam. Dan Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam sangat menyadari bahwa tugas ini amat berbahaya.

Tuesday, April 12, 2011

Donat Madu Mini

Air Mata Kesabaran Urwah bin Zubair

Abu Abdillah atau Urwah bin Zubair bin Al-Awwam adalah di antara sederet tabiin yang memiliki kucuran mata air hikmah untuk generasi umat sesudah beliau. Adik dari Abdullah bin Zubair ini memberikan pelajaran tentang nilai sebuah kesabaran.

Suatu hari cucu Abu Bakar Ash-shiddiq ini mendapat tugas untuk menemui khalifah Al-Walid bin ‘Abdil Malik di ibukota kekhalifahan, yaitu Damaskus di negeri Syam. Bersama dengan rombongan, ‘Urwah akan menempuh perjalanan dari Madinah menuju Damaskus yang saat ini menjadi negara Yordania.
Ketika melewati Wadil Qura, sebuah daerah yang belum jauh dari Madinah, telapak kaki kiri beliau terluka. Tabiin yang lahir pada tahun 23 Hijriyah ini menganggap biasa lukanya. Ternyata, luka tersebut menanah dan terus menjalar ke bagian atas kaki Urwah.

Monday, April 04, 2011

Donat Madu Mini

Usamah Bin Zaid : Sosok Panglima Muda yang memimpin perang

Pada tahun ketujuh sebelum hijrah, saat itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam sedang susah karena tindakan kaum Qurasy yang menyakiti beliau dan para sahabat. Kesulitan dan kesusahan berdakwah menyebabkan beliau senantiasa harus bersabar. Dalam suasana seperti itu, tiba-tiba seberkas cahaya memancar memberikan hiburan yang menggembirakan. Seorang pembawa berita mengabarkan kepada beliau, “Ummu Aiman melahirkan seorang bayi laki-laki.” Wajah Rasulullah berseri-seri karena gembira menyambut berita tersebut.

Siapakah bayi itu? Sehingga, kelahirannya dapat mengobati hati Rasulullah yang sedang duka, berubah menjadi gembira ? Itulah dia, Usamah bin Zaid.
Para sahabat tidak merasa aneh bila Rasulullah bersuka-cita dengan kelahiran bayi yang baru itu. Karena, mereka mengetahui kedudukan kedua orang tuanya di sisi Rasulullah. Ibu bayi tersebut seorang wanita Habsyi yang diberkati, terkenal dengan panggilan “Ummu Aiman”. Sesungguhnya Ummu Aiman adalah bekas sahaya ibunda Rasulullah Aminah binti Wahab. Dialah yang mengasuh Rasulullah waktu kecil, selagi ibundanya masih hidup. Dia pulalah yang merawat sesudah ibunda wafat. Karena itu, dalam kehidupan Rasulullah, beliau hampir tidak mengenal ibunda yang mulia, selain Ummu Aiman.

logo
Copyright © 2012 KIAT .
Blogger Template by Clairvo